Senin, 25 September 2017

Rincian Alutsista yang Dibeli dari Utang

https://1.bp.blogspot.com/-bcXQpjiPkEk/Wckb-nb1JOI/AAAAAAAA1uE/ez3J8sxLMEYU9pe45oiS9S_ls00L5i-TQCLcBGAs/s1600/Type-214-02-692x355.pngKapal selam Type 214 [defence.pk]

Pemerintah dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2018 telah menyediakan porsi penarikan pinjaman atau utang, untuk pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) bagi Kementerian Pertahanan, dan alat material khusus (alumatsus) untuk Kepolisian Republik Indonesia.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan sumber utang tersebut berasal dari luar negeri dan dalam negeri.

"Ya kan ada yang alatnya dari luar dan dari dalam," kata Suahasil di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Dalam RAPBN 2018, pinjaman luar negeri negatif Rp 18,6 triliun, artinya pemerintah lebih besar membayar pokok pinjaman dibanding menarik pinjaman baru. Tahun depan, pemerintah akan melakukan penarikan pinjaman Rp 51,5 triliun dengan pembayaran cicilan Rp 70,1 triliun.

Penarikan pinjaman ini terdiri dari pinjaman tunai Rp 13,5 triliun, dan pinjaman proyek Rp 38,0 triliun. Pinjaman proyek ini dari pemerintah pusat Rp 27,2 triliun, diterushibahkan Rp 0,2 triliun, dan diteruspinjamkan Rp 10,6 triliun.

Dari pinjaman luar negeri tersebut, terdapat lima kementerian/lembaga terbesar pengguna utang luar negeri dengan total alokasi lebih dari 90%, antara lain seperti Kementerian Pertahanan Rp 11,7 triliun untuk alutsista, dan Kepolisian sebesar Rp 3,3 untuk alumatsus.

"Kalau beli dari luar kan buka L/C (letter of credit), bentuknya pinjaman. Kalau yang dari dalam, kan ada juga yang dari dalam, itu financing-nya dari bank lokal," jelas dia.

 Alutsista yang dibeli 

Utang luar negeri Rp 11,7 triliun untuk alutsista ini antara lain, Kapal PKR, ASW Helikopter, Korvet, Kapal Selam, Roket, pesawat Multipurpose Amphibious, rantis khusus Armed AVRMD dan AVFCU, radar GCI, dan Kapal Mine Counter Measure.

Sedangkan Rp 3,3 triliun untuk alumatsus yakni helikopter, labfor Mabes Polri, peralatan service, siskom di Indonesia bagian Timur yakni Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

Sedangkan pinjaman untuk pembelian alutsista dan alumatsus yang berasal dari dalam negeri sebesar negatif Rp 3,1 triliun, karena pemerintah melakukan penarikan pinjaman Rp 4,5 triliun dan melakukan pembayaran cicilan Rp 1,4 triliun.

Penarikan pinjaman yang totalnya Rp 4,5 triliun ini, sekitar Rp 3,5 triliun difokuskan oleh Kementerian Pertahanan untuk membiayai alutsista dan alumatsus yang diproduksi industri pertahanan dalam negeri. Sedangkan untuk Kepolisian Rp 1 triliun, pemberi pinjaman dalam negeri adalah Bank BUMN dan BUMD.

  detik  

Laos Tertarik Beli Lagi Senjata Buatan PT Pindad

http://3.bp.blogspot.com/-rxnCHYvSNN8/VecVFQT4JlI/AAAAAAAACJE/v6T360c7epM/s1600/SPR-2.jpgIlustrasi

Kementerian Pertahanan Laos menyampaikan ketertarikan mereka untuk kembali membeli produk-produk senjata PT Pindad, kata Wakil Presiden Expor PT Pindad Ridi Djajakusuma.

Kami melakukan presentasi di depan Kementerian Pertahanan Laos untuk kembali memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk Pindad. Mereka sangat tertarik untuk kembali membeli produk senjata Pindad. Yang sangat mereka incar itu short riffle dan amunisi,” kayanya di Vientiane.

PT Pindad merupakan salah satu perusahaan Indonesia yang berpartisipasi dalam Trade and Tourism Fair 2017 yang diselenggarakan KBRI di Vientiane guna memperingati 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Laos.

Menurut Ridi, hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Laos memang cukup erat.

Kementerian Pertahanan Laos sejak 2014 sudah membeli produk-produk senjata PT Pindad, meliputi 60 pistol G2 Combat, 35 SS1 V2, 35 SS1 V4, serta amunisi.

Pada pertemuan dengan Kementerian Pertahanan Laos tanggal 21 September kemarin mereka menyatakan tertarik membeli Pistol G2 Elite dan senjata Sniper buatan Pindad SPR 2 dan amunisi,” ungkap Ridi.

Perdana Menteri Laos pada Oktober tahun ini akan berkunjung ke Indonesia dan bertandang ke PT Pindad.

Sebanyak 27 tentara Laos saat ini sedang mengikuti pelatihan di Indonesia. Mereka mendapat pelatihan dari Grup 1 Kopassus untuk persiapan “The ASEAN Armies Rifle Meet” (AARM) 2017 di Singapura.

Mereka senang produk Pindad karena sejak membeli dan menggunakan produk Pindad mereka pernah jadi juara ke-3 di ARRM di Thailand,” ujar Ridi.

  Antara  

KRI Usman Harun-359 TNI AL Tiba di Beirut

KRI Usman Harun-359 Tiba di BeirutSabtu (23/09) pagi, KRI Usman Harun-359 tiba di Pelabuhan Beirut Lebanon disambut oleh Duta Besar RI di Beirut, Achmad Chozin Chumaidy, beserta jajaran staf KBRI Beirut dan anggota Satgas Garuda-UNIFIL.

Prosesi penyambutan dilakukan dengan pengalungan bunga oleh Duta Besar RI kepada Komandan KRI Usman Harun-359, Kolonel Alan Dahlan, sesaat setelah KRI bersandar.

Dalam sambutannya pada saat upacara penyambutan, Duta Besar RI menyampaikan bahwa Lebanon bagi bangsa dan masyarakat Indonesia adalah sahabat lama.

Pada tahun 1947 Lebanon menjadi negara ke-3 yang mengakui dan mendukung kemerdekaan RI.

Lebanon juga merupakan negara yang aktif memberikan dukungan kepada Indonesia dalam memperjuangkan politik luar negeri Indonesia di forum-forum internasional.

Sehingga sudah sepantasnya jika Pemerintah RI memberikan dukungan atas keamanan dan perdamaian di Lebanon.

Di depan 100 prajurit TNI AL tersebut Duta Besar berpesan, “Banggalah sebagai Prajurit TNI AL, jaga dan kibarkan merah putih dimanapun saudara berada, jaga dan sematkan Garuda di dada kita. Tunjukkan kepada Dunia bahwa kita adalah yang terbaik dan senantiasa siap menjaga perdamaian dunia.” Duta Besar RI juga menegaskan bahwa menjadi bagian dari UNIFIL adalah bentuk kepercayaan dan penghormatan negara kepada KRI Usman Harun.

Saat ini ada 10 misi Pemelihara Perdamaian PBB yang dikirim Pemerintah Indonesia di beberapa negara di Dunia.

Dari 10 misi tersebut hanya di Lebanonlah Pemerintah Indonesia mengirimkan kapal perangnya.

Berdasarkan keterangan dari Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Beirut, Imad Yousri, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Usman Harun – 359 Jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmatim diberikan kepercayaan untuk menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-J/UNIFIL tahun 2017 atau Maritime Task Force (MTF) in Lebanon XXVIII-J/UNIFIL.

Misi ini diberangkatkan oleh Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto dari Dermaga Madura Koarmatim, Ujung Surabaya pada 24/07/2017.

Kedatangan KRI Usman Harun ini dalam rangka untuk menggantikan KRI Bung Tomo-347 dengan Komandan KRI Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo yang menjalakan tugas MTF XXVIII-I/UNIFIL lebih dari setahun yang lalu.

Secara keseluruhan, saat ini Kontingen Garuda yang bertugas dalam UNIFIL berjumlah 1296 personel dan merupakan unsur terbesar dari keseluruhan tentara UNIFIL yang berjumlah 10441 personel yang berasal dari 41 negara.

  RRI  

Minggu, 24 September 2017

[Video] Dukung PT Pindad, Menhan Tinjau Produksi Medium Tank

Liputan AntaraTVPT Pindad kini tengah meproduksi turret medium tank, yang dikerjasamakan Pindad dengan Turki. untuk melihat progresnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pun meninjau progres pembuatannya kemarin. Sebagai bentuk dukungan pemerintah atas hasil karya anak bangsa di bidang Alutsista.


Kedatangan Hull Kaplan Medium Tank di Jakarta

  Youtube  

[Video] Senjata Buatan Anak Bangsa, Tidak kalah Dengan Produk Asing

Liputan CNN Di bidang persenjataan, ada fenomena menarik yang tumbuh sejak 10 tahun terakhir, yaitu bermunculan perusahaan swasta yang memproduksi senjata, seperti bom, panser hingga senapan serbu.

Bahkan kualitas produk mereka pun tidak kalah dengan produksi asing, atau BUMN Industri Pertahanan.


  Youtube  

Anoa Amphibious Didesain untuk Melintasi Wilayah Pedalaman

Panser Anoa Amphibious (Pindad)

Panser Anoa Amphibious merupakan kendaraan tempur 6×6 produksi PT Pindad. Amphibious didesain untuk bisa melintasi wilayah NKRI khususnya di pedalaman.

Panser Anoa Amphibious merupakan pengembangan lebih lanjut dari kendaraan tempur 6×6 produksi PT Pindad (Persero).

Panser Amphibious adalah produk hasil penelitian dan pengembangan anak bangsa yang dibuat dengan memperhatikan kondisi geografis serta kontur bumi Indonesia yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari perairan seperti sungai dan danau.

Panser Amphibious didesain untuk bisa melintasi wilayah NKRI khususnya di daerah pedalaman yang medannya sangat berat dan yang belum di tunjang oleh infrastruktur yang memadai seperti jalan dan jembatan, sehingga kendaraan harus bisa melintasi sungai dan danau.

Panser Amphibious dilengkapi propulsi dengan sistem hidrolik yang mampu bermanuver secara maksimal di air, dengan kecepatan 10 km per jam dan mampu membawa 10 orang personil.

   detik  

Sabtu, 23 September 2017

Ungkapan Panglima TNI Terkait Adanya Institusi Akan Beli 5000 Senjata

Gatot Nurmantyo

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melontarkan pernyataan yang menggemparkan. Di hadapan para purnawirawan jenderal menyatakan, ada ada institusi non militer yang berupaya mendatangkan 5000 pucuk senjata secara ilegal, dan itu mencatut nama Presiden Jokowi.

Hal itu diungkapkan Gatot saat acara silaturahim dengan para purnawirawan jenderal TNI di aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/9/2017). Rekaman suara pernyataan ini pun beredar di media sosial. “Ada kelompok institusi yang akan beli 5000 pucuk senjata, bukan militer,” kata Panglima.

Dalam pertemuan dihadiri para senior jenderal (purn) TNI, seperti Menko Polhukam Wiranto yang juga mantan Panglima TNI, mantan Wapres RI Tri Sutrisno, Laksamana (purn) TNI Purn Widodo AS, Laksamana (purn) TNI Agus Suhartono. Selain itu hadir juga Prabowo Subianto, Sutiyoso, Agung Gumelar, hingga mantan Menko Polhukam Tedjo Edhy.

Menurut Panglima, isntitusi tersebut mencatut nama Presiden Jokowi. “Memakai nama Presiden. Seolah-olah dari Presiden yang berbuat, padahal saya yakin itu bukan presiden. Informasi yang saya dapat kalau tidak A1 tidak akan saya sampaikan di sini,” ungkapnya.

Jenderal Gatot juga menegaskan, tidak boleh ada institusi di Indonesia yang memiliki senjata selain TNI dan Polri. “Dan polisi pun tidak boleh memiliki senjata yang bisa menembak tank dan bisa menembak pesawat dan bisa menembak kapal, saya serbu kalau ada. Ini ketentuan,” ungkap Panglima.

   Poskota  

Wiranto Ingin Barter Sukhoi Selesai Desember

SU 35 Rusia [precise3Dmodeling]

Indonesia akan melakukan pembelian 11 jet tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia dengan mekanisme imbal dagang. Setengah harganya bakal dibarter dengan hasil kebun Indonesia. Wiranto ingin agar proses perjanjian jual-beli selesai pada Desember 2017 nanti.

Masih dalam proses ini, mudah-mudahan Desember, ini kita juga bisa tandatangani untuk menambah armada Sukhoi Su-35 itu,” tutur Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan ini, di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Untuk langkah awal, nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Rusia sudah ada. Harga 11 pesawat tempur itu adalah US$ 1,14 miliar atau setara Rp 15,16 triliun dengan kurs Rp 13.300/US$.

Dalam Undang-undang Nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan dan Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2014 tentang Mekanisme Imbal Dagang, dalam kondisi seperti ini diatur, pihak penjual yakni Rusia harus setuju dengan skema imbal beli sebanyak 50 persen dari nilai kontrak. Artinya, 50 persen itu dibarter dengan hasil bumi Indonesia.

Tadi saya juga lapor Presiden (Joko Widodo) soal pembelian pesawat Sukhoi Su-35. Kita kan sudah berencana melengkapi alutsista kita, walaupun kemungkinan perang itu tipis, tetapi untuk menjaga wilayah kedaulatan maka kita perlu penguatan-penguatan alutsista,” kata Wiranto.

Syarat alih teknologi juga harus disetujui oleh Rusia. Indonesia harus diberi kesempatan membangun pabrik suku cadang Sukhoi, sehingga Indonesia bisa menjadi pusat pemasaran Sukhoi di wilayah Asia.

Kandungan lokal dalam Sukhoi juga diharuskan mencapai 85 persen dan bisa dicapai berangsur-angsur 10 persen selama lima tahun. Dan tentu saja, Rusia harus sepakat membarter Sukhoi dengan hasil bumi.

Jadi itu ya, banyak hal lagi yang kita persyaratkan untuk kita membeli. Dan mereka setuju ternyata. Kan mereka butuh,” kata Wiranto.

   detik  

35 Kapal Perang dan 12 Pesawat TNI AL Siap Ramaikan HUT ke-72 TNI

Ilustrasi

Sebanyak 35 Kapal perang dari TNI Angkatan Laut turut meramaikan pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 TNI yang akan berlangsung pada 5 Oktober 2017 di Pantai Indah Kiat, Cilegon Banten.

Unsur-unsur kapal perang tersebut tergabung dalam Demo Latihan Gabungan Tempur Matra Laut yang sejak sehari yang lalu telah merapat di Cilegon, Banten.

Demo Latihan Gabungan Tempur Matra Laut melakukan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin oleh Komadan Satgas Laksamana Pertama TNI Rahmad Jayadi, M.Tr (Han)., yang sehari-harinya menjabat sebagai Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim (Guspurlaarmatim). TFG dihadiri oleh para komandan KRI yang masing-masing didampingi oleh Kepala Departemen Operasi (Kadepops) serta para pilot dan Copilot.

Rangkainan kegiatan TFG diawali oleh paparan dari Pusat Hidro-Oceanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) tentang situasi terkini di perairan Banten tempat demo, dan paparan dari syahbandar pelabuahan Indah Kiat dan Merak. Dalam TFG yang berlangsung di Lanal Banten ini, masing-masing kepala bidang (Kabid) terlibat untuk memantapkan skenario latihan yang sudah direncanakan. Bidang yang terlibat dalam demo tempur antara lain bidang UT Udara, demo laut, sailing pass, demo Pasukan Katak, dan pengamanan laut.

Unsur kapal perang yang terlibat dalam peringatan HUT ke-72 TNI antara lain, KRI Teluk Sampit-515, KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Mandar-514, KRI Tarakan-905, KRI Dewaruci, KRI Nanggala-402, KRI Nagapasa-403, KRI Lambung Mangkurat-374, KRI Untung Suropati-372, KRI Singa-651, KRI Ajak-653, KRI Hiu-634, KRI Tarihu-853, KRI Layaran-854, KRI Madidihang-855, KRI Terapang-648, KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI Oswald Siahaan-354, KRI Yos Sudarso-353, KRI Abdul Halim Perdana Kusuma-355, KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Fatahillah-361 dan KRI Surabaya-591. Sedangkan pesawat udara yang terlibat terdiri dari 2 pesawat Bonansa, 1 pesawat Casa,1 pesawat CN-235, 5 heli jenis Bell dan 3 heli jenis Bolkow.

   Poskota  

Jumat, 22 September 2017

[Video] Strategi Pengembangan Peralatan Militer Indonesia

✈️ Liputan CNNIndonesia memiliki sejumlah BUMN pabrik peralatan Militer. Sejatinya, BUMN-BUMN ini bisa meraup kue peningkatan anggaran pertahanan. Meski demikian, keterlambatan saat menggarap pesanan persenjataan, menjadi kendala bagi TNI dalam menjalankan tugasnya.


  ✈️ Youtube  

Pindad Pamerkan Panser Anti Udara Seharga Rp 15 Miliar di JCC

✈️ Kendaraan tempur terbaru milik Pindad itu mejeng di salah satu sudut area pameran IBD Expo di JCC Senayan. [detik]

Ajang tahunan Indonesia Business and Development Expo (IBD Expo) kembali digelar. IBD Expo ini diadakan di Jakarta Convention Center (JCC). Kegiatan ini juga diiringi dengan pameran produk dari perusahaan BUMN.

Tiap BUMN mencoba untuk mengenalkan produk dan jasa unggulan mereka ke masyarakat. Salah satu produk unggulan yang menarik minat pengunjung adalah panser milik PT Pindad (Persero). Sebagaimana diketahui Pindad adalah BUMN industri dan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk militer dan komersial.

Dalam gelaran IBD Expo kali ini, produk Pindad yang cukup menyedot perhatian adalah Panser Canon 20mm. Panser yang dilengkapai dengan senjata kaliber 20 mm ini terparkir di sudut area Hall B.

Foto: Canggihnya Panser Anti Pesawat Buatan BandungEngineering Divisi Teknologi Pengembangan Kendaraan Khusus Pindad Martin Ardianto mengatakan, panser seberat 14 ton tersebut merupakan jenis baru panser milik Pindad.

"Kalau ini kita baru prototype 100%, tapi ini sebenarnya sudah aktif, sudah serfitifikasi, tinggal peroduksi dan permintaan dari kesatuan," ujarnya di JCC, Jumat, (22/9/2017).

Martin menjelaskan, untuk produksi tanpa awal, Pindad akan memenuhi permintaan dari Kopassus. ke depannya, dia menjelaskan bahwa setiap angkatan akan memiliki Panser Canon 20 mm ini.

Foto: Canggihnya Panser Anti Pesawat Buatan BandungDia menambahkan, fungsi dari Panser Canon 20 mm dalam pertempuran diterjunkan untuk menghindari serangan udara. Oleh karena itu, panser ini dilengkapi dengan senjata berkaliber 20 mm.

"Kalau dalam perang lapis pertama itu tank, kedua ini (panser), kalau ini kalah ketemu sama tentara. jadi kalau tank biasanya perang antara tank. Kalau Panser Canon 20 mm sama pesawat," jelas dia.

Martin mengatakan, panser berkapasitas 7 kru ini akan dibrandol harga sekira Rp 15 miliar. Panser Canon 20 mm ini menggunakan sumber tenaga diesel dengan kecepatan kurang lebih 80 km per jam.

Selain Panser Canon 20 mm, Indonesia juga memiliki alat utama sistem persenjataan (alutsista) Komodo Mistral. Rudal mistral tersebut dengan jenis multi purpose combat vehicle (MPCV), dengan kecepatan misil 2,5 mach dan dilengkapi dengan senjata otomatis 12,7 mm. (mrt)

  ✈️ Okezone  

Pemerintah Nego Ulang Harga Barter 11 Sukhoi

✈️ Untuk mendapatkan pesawat lebih dari yang direncanakan✈️ Pesawat Su-35 Flanker E [Sergei Chaikovsky]

Pemerintah ingin, dengan imbal dagang senilai 1,14 miliar dollar AS yang awalnya akan digunakan untuk mendapatkan 11 Sukhoi Su- 35, bisa mendapatkan pesawat lebih dari yang direncanakan.

Maklum saja, berdasarkan data Wikipedia, harga satu unit Pesawat Sukhoi Su-35 diperkirakan antara 40 juta dollar AS-65 juta dollar AS.

Artinya, dengan imbal dagang 1,14 miliar dollar AS, harusnya jumlah pesawat yang bisa didapat sekitar 15 unit - 17 unit.

Mardiasmo, Wakil Menteri Keuangan mengatakan, untuk mewujudkan keinginan tersebut pemerintah akan merenegosiasikan rencana pembelian jet tempur asal Rusia tersebut. Renegoisasi dilakukan atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Presiden hanya ingin harga dinegoisasikan supaya lengkap dapatnya, dinegoisasikan supaya dapat lebih banyak," katanya di Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Mardiasmo mengatakan, negoisasi akan dilakukan oleh Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan dan Gatot Nurmantyo, Panglima TNI. Pemerintah berencana melakukan imbal dagang dengan Rusia untuk mendapatkan Pesawat Tempur Sukhoi Su-35.

Ryamizard mengatakan, dari imbal dagang tersebut pemerintah bisa mendapatkan 11 pesawat. Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Kementerian Perdagangan mengatakan, dari sisi Indonesia, nantinya ada 16 komoditas yang akan dimasukkan ke dalam kesepatan imbal dagang dalam pengadaan Sukhoi tersebut.

Produk tersebut antara lain CPO beserta turunannya, tekstil dan furnitur. Selain itu, produk pertahanan buatan Indonesia juga akan masuk dalam komoditas yang diimbaldagangkan.

Ke-16 produk tersebut merupakan permintaan dari Rusia. "Dan saat ini kami sedang koordinasi dengan eksportir untuk memenuhi itu,"katanya.

  ✈️ Kompas  

[Video] Mengintip Jenis-jenis Kendaraan Perang Milik PT Pindad Bandung

Liputan Tribunnews Dimulai dengan proyek Mobil Nasional pada tahun 1993, PT Pindad mulai berfokus pada pengembangan teknologi kendaraan bermotor.

PT Pindad (Persero) sejak tahun 1993 telah bekerja sama dengan berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri dalam upaya untuk mengembangkan teknologi fungsi kendaraan khusus.

Termasuk kendaraan anti-peluru untuk memenuhi permintaan pasar militer dan instansi.

Penelitian dan pengembangan terus menerus dilakukan untuk mencapai tujuan masa depan, serta untuk meningkatkan kapasitas bisnis dan teknologi.

Divisi Kendaraan Khusus PT Pindad memproduksi kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Mereka menjadikan setiap Kendaraan Khusus PT Pindad benar-benar sesuai kebutuhan pengguna.

Produk yang dihasilkan, di antaranya adalah Kendaraan Taktis, Panser untuk TNI dan Polri, konstruksi khusus dan komponen kendaraan khusus.

Hingga saat ini Panser ANOA 6 X 6 yang telah di produksi mencapai kurang lebih 260 kendaraan dengan berbagai varian yang dibuat sesuai dengan permintaan dan kebutuhan pelanggan.

Selain itu PT Pindad turut memproduksi kendaraan perang lainnya seperti APC 4 X 4, Intai 4 X 4, Komodo 4 X 4, dan Sanca 4 X 4.

Keseleruhan kendaraan perang tersebut tampak begitu gagah dengan balutan warna coklat khas TNI. Selain itu, kendaraan perang ini juga tampak berjejer rapi di bagian luar gedung produksi PT Pindad, Bandung.


  Youtube  

Indonesia Tawarkan Pelatihan Pasukan Penjaga Perdamaian

Ilustrasi

W
akil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Indonesia menawarkan pelatihan bagi calon personil pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-bangsa agar ada standarisasi untuk menjaga perdamaian sekaligus mengupayakan perdamaian.

Kita menawarkan adanya pelatihan bagi calon pasukan penjaga perdamaian sebelum bertugas. Dan kita punya tempat latihan serta pengalaman,” kata Wapres M Jusuf Kalla di sela-sela menghadiri sidang majelis umum PBB di New York, Amerika Serikat, Rabu.

Lebih lanjut Wapres menjelaskan selama ini pasukan penjaga perdamaian terkadang hanya menjaga status quo, sehingga ada negara-negara yang berkonflik hingga puluhan tahun tidak bisa selesai. Wapres mencontohkan apa yang terjadi di Lebanon maupun negara-negara Afrika dimana konflik berlangsung hingga puluhan tahun tidak bisa diselesaikan.

Jadi pasukan penjaga perdamaian itu tidak hanya menjaga tetapi juga bagaimana mengupayakan perdamaian itu sendiri. Indonesia punya pengalaman soal ini dan inilah kelebihan yang kita tawarkan ” kata Wapres.

Wapres M Jusuf Kalla memimpin langsung delegasi Republik Indonesia dalam pertemuan tingkat tinggi di Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-72 di markas besar PBB New York Amerika Serikat.

Dalam SMU PBB ke-72 Indonesia terus mengkampanyekan untuk bisa diterima sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020.

Sebelumnya Indonesia mempunyai pengalaman pernah tiga kali menjabat sebagai anggota tidak tetap DK PBB, yaitu pada tahun 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008.

Di atas kertas kita memiliki peluang besar untuk terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB,” kata Wapres.

Lebih lanjut Wapres menjelaskan bahwa Indonesia selalu aktif mengirimkan pasukan penjaga perdamaian. Saat ini ada 2.800 personil pasukan penjaga perdamaian dari Indonesia yang sedang bertugas di seluruh dunia.

Dan itu akan terus kita tingkatkan hingga 4.000 personil,” kata Wapres.

Indonesia akan bersaing dengan Maladewa untuk bisa terpilih sebagai anggota tidak tetap DK PBB dan baru akan diputuskan pada SMU tahun 2018 mendatang.

  Antara  

Kamis, 21 September 2017

Ada Rencana Pabrik PTDI Hingga Pindad Dipindah ke Lampung

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu berencana memindahkan semua industri pertahanan mulai dari PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT PAL ke Lampung. Bahkan pihaknya telah menyiapkan 10 ribu hektar lahan untuk merealisasikan rencana tersebut.

Rencana itu menurutnya melihat kebutuhan industri pertahanan yang semakin maju. Maka perlu ada satu tempat yang cukup besar sehingga bisa mengembangkan industri pertananan nasional secara maksimal.

"Industri pertahanan makin lama makin maju. Dibuat modern. (Maka) perlu tempat besar," kata Ryamizard di kantor PT Pindad, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (18/9/2017).

Dia mencontohkan ketika PT DI melakukan uji coba untuk produksi pesawatnya. Landasan pacu yang dimiliki PTDI relatif pendek hanya sekitar 2,5 kilometer. Selain itu di sekitar lokasi juga terdapat banyak pemukiman. Sehingga saat melakukan uji terbang bisa berisiko membahayakan penduduk.

"Contoh PTDI di sini. Landasan 2,5 kilometer. Pertama kali terbang, kalau (sukses) terbang enggak masalah. Tapi kalau (gagal) mendarat lagi kan mendarat di rumah orang. Jadi kita perlu membuat 5 kilometer," katanya.

Kemudian, bila terus melakukan uji coba penerbangan khawatir bisa menganggu jadwal penerbangan komersil.

"Makanya saya sudah menyiapkan di Lampung ada 10 ribu hektar (untuk memusatkan pengembangan industri pertahanan dalam negeri)," ucap Ryamizard.

Tapi dia tidak menjelaskan secara rinci lokasi pasti lahan tersebut. Hanya saja dia menegaskan lahan itu sudah ada. Rencananya tahun depan sudah memulai pekerjaan. Minimal merapikan terhadap lahan tersebut.

"Tahun depan dibereskan dulu lahannya. Karena kan bergunung-gunung," ujar Ryamizard. (ang/ang)

  detik  

PT Pindad Bentuk Tim Kaji Rencana Relokasi

Badak Pindad

PT
Pindad (Persero) menyambut baik upaya Kementerian Pertahanan yang mengusulkan relokasi produksi Pindad ke Lampung, Sumatera Selatan. Saat ini lokasi produksi Pindad ada di Bandung dan Malang.

Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengaku untuk menindaklanjuti usulan itu, pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan kajian mengenai potensi pengembangan produksi di Lampung tersebut.

Rencananya di lokasi yang sama juga akan digunakan BUMN industri pertahanan lainnya sebagai masrkas produksi. BUMN itu adalah PT PAL (Persero) dan PT Dirgantara Indonesia (Persero).

Jika melihat lokasi yang ada, dikatakan Abraham, nantinya Pindad mendapat lokasi di perbukitan, sementara di lahan datar akan digunakan oleh PT Dirgantara Indonesia dan lahan di pinggir laut akan dijadikan sebagai base dari PT PAL.

Dengan lokasi perbukitan, Pindad bisa memanfaatkan lahan ini selain untuk produksi juga bisa digunakan sebagai uji tembak kendaraan-kendaraan tempurnya yang memiliki kaliber cukup besar.

Saat ini produksi kendaraan tempur Pindad berada di Bandung. Sedangkan lahan yang dimiliki Pindad di Bandung hanya 66 hektar.

“Kalau uji canon kaliber 105 mm saja kita itu butuh jarak tembak 18 kilometer, kalau di bandung lahan untuk itu kan tidak ada,” tegasnya.

“Saat ini kita telah bentuk tim untuk mengkaji, di sana dengan area perbukitan akan dibangun seperti apa dan apa yang harus dilakukan Pindad untuk itu,” kata Abraham di IBDExpo 2017, Jakarta (20/9/2017).

 Usulan Rlokasi 

Pemerintah tengah mendorong perkembangan industri pertahanan guna mewujudkan Indonesia sebagai salah satu negara eksportir produk-produk pertahanan atau alutsista. Dukungan ini ditunjukkan dengan merelokasi pabrik produsen alat-alat pertahanan, yakni PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia (DI), dan PT PAL.

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan, dalam meningkatkan industri pertahanan nasional, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting. Selain itu, memindahkan basis perusahaan yang selama ini memproduksi alat-alat pertahanan.

Membenahi yang sudah tidak feasible lagi, industri seperti PT Pindad di Bandung, kan tempatnya kecil. Jadi perlu direlokasi ke lokasi yang dekat dengan pelabuhan, bandara, dan lainnya,” kata Gatot.

Hal ini dibenarkan Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu. Ia mengatakan, pemerintah akan merelokasi pabrik PT DI, dan Pindad dari Bandung, Jawa Barat serta PT PAL di Surabaya Jawa Timur. Lampung merupakan lokasi yang dipilih sebagai basis produksi ‎tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

PT DI, PAL, Pindad nanti pindah dari situ (Bandung dan Surabaya). Setelah ini saya mau ke Lampung untuk melihat,” tutur Ryamizard.

‎Menurutnya, pemerintah sedang mencari tanah atau lahan di Lampung seluas 10 ribu hektare (ha). Pemerintah akan memberikan lahan ribuan ha kepada tiga BUMN tersebut untuk meningkatkan produksi dalam rangka pengembangan industri pertahanan nasional.

Kalau lahan sudah didapat 10 ribu ha, bah‎kan kalau lebih dari itu lebih bagus. Karena sekarang kan Pindad luasnya cuma 26 ha sampai 40 ha, tapi nanti kita kasih sekitar 3 ribu ha. Lebih besar kan,” jelasnya.

  Liputan 6  

Pindad develops new light wheeled tank with 105mm high-pressure gun

Pandur II with the Belgium Cockerill CT-CV 105 high-pressure gun

I
ndonesian company PT Pindad has developed a new light wheeled tank or armoured fighting vehicle with 105mm high-pressure gun.

The PT Pindad has unveiled details of a new hybrid of the Pandur II wheeled armoured personnel carrier by Excalibur Army equipped with the Belgium Cockerill CT-CV 105 high-pressure gun with an advanced autoloader able to fire the long-range Falarick 105 gun-launched anti-tank guided missile (GLATGM).

The new wheeled armoured fighting vehicle is equipped with a Cockerill CT-CV 105HP Weapon System (gun and turret). With this type of vehicle, the Indonesian army will have an high mobility vehicle with fire power of a main battle tank.

https://1.bp.blogspot.com/-OFEk8-F0rHE/WcQEXMTcVEI/AAAAAAAAKwY/mNmi0t3S1-8p5fRE-QlqCNvo_C102YhCQCPcBGAYYCw/s1600/pandur.jpgThe Cockerill CT-CV 105 turret uses NATO 105mm ammunition, special ammunition and the Falarick 105 gun-launched ATGW to deliver highly flexible, precise, organic fire-support to high-mobility forces. Applicable to both tracked and wheeled vehicles, the system offers precise direct and indirect engagement.

Due to its limited recoil, high/low angles of firing (-10° to +42°), this fully stabilised system is particularly well suited to the demands of modern operations in urban and difficult terrains including beyond-line-of-sight engagements.

Back-up devices are foreseen to allow continued use of the turret in case of loss of electrical power supply.

  Defence Blog  

Hawk Mk-209 TT-0204 Selesai Menjalani Major Servicing

✈️ Pulang Kandang✈️ Pesawat TNI AU [TNI AU]

Pesawat Hawk Mk-209 merupakan pesawat tempur ringan buatan Inggris British Aerospace (BAE) dengan nomor seri IS-002 dan nomor Registrasi TT-0204 masuk ke Sathar untuk pemeliharaan major servicing pada tanggal 26 Oktober 2016 dan 15 September 2017 pesawat tersebut telah selesai masa perawatannya dan siap mengikuti latihan operasi berikutnya.

Pesawat tempur Hawk Mk-209 TT-0204 milik Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin Pekan Baru Setelah hampir satu tahun mengalami pemeliharaan Major Servicing di Sathar 32 Depohar 30 Lanud Abd Saleh Malang, hari ini Jumat (15/9) diserahkan kembali ke home basenya bertempat di lapangan apel Sathar 32 Depohar 30 yang ditandai dengan penandatanganan berita acara penyerahan oleh Komandan Depohar 30 Kolonel Tek Edy Supriyono, SE kepada pilotnya Mayor Pnb Ferdinal Umar didampingi Kapten Pnb Martono disaksikan oleh Komandan Sathar 32 dan para pejabat Depohar 30 beserta anggotanya.

Satuan Pemeliharaan 32 (Sathar 32), satuan pelaksana dibawah Depo Pemeliharaan 30 (Depohar 30) Lanud Abdulrachman Saleh Malang mempunyai tugas melaksanakan pembuatan / perbaikan tingkat berat beragam pesawat tempur dari jenis Su-27/30, Super Tucano, Hawk 100/200 dan pesawat Cassa C-212.

Setelah hampir satu tahun tepatnya tanggal 15 September 2017, Sathar 32 telah berhasil melakukan pengerjaan major servicing (servis berat) pesawat tempur Hawk Mk-209 dibawah komando Komandan Sathar 32 Mayor Tek Slamet Riyanto, S.T., dan telah dilaksanakan test flight beberapa kali dengan hasil baik.” Tegas Nya Hingga hari ini pesawat Hawk Mk-209 masih tes flight dengan melakukan terbang low pass di area Lanud Abd Saleh. Berdasarkan SPT: Spt/1769/IX/2017 Tgl 15-09-2017 Pesawat dinyatakan release rencananya hawk Mk-209 akan kembali ke sarangnya Tgl 18 September 2017.

  ✈️ TNI AU  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...