Senin, 27 Maret 2017

[Dunia] Enam Tentara Rusia Tewas

Tentara berseragam tanpa pengenal berjaga di Balaklava, pinggiran Sevastopol, Ukrania, pada Sabtu (1/5/2014) (AP Photo/Andrew Lubimov/theblaze.com)

Rusia mengatakan pada Jumat bahwa enam tentaranya tewas, sementara mereka berhasil memukul mundur serangan pegaris keras terhadap sarana militer di Chechnya.

Garda Nasional Rusia mengatakan dalam pernyataan bahwa kelompok disebut "bandit bersenjata" melancarkan serangan di tengah kabut tebal pada Jumat di sarana militer, yang tidak disebutkan namanya.

Terjadi pertempuran, sejumlah tentara Rusia terluka dan enam lagi tewas. Sementara itu, enam penyerang juga dinyatakan tewas.

Moskow berjuang dalam dua perang melawan kelompok pemberontak sejak Soviet runtuh pada 1991, tetapi bentrok senjata kini jarang terjadi di Chechnya.

Kaukasus Utara adalah wilayah cukup stabil namun ketinggian angka pengangguran dan korupsi tinggi.

   antara  

Pesawat Militer AS dari Diego Garcia Tiba di Aceh

✈️ Jemput 14 Kru✈️ Pesawat Militer AS dari Diego Garcia Jemput 14 Kru di Aceh [Agus-detikcom]

14 kru pesawat militer Amerika Serikat yang mendarat darurat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar dijemput. Mereka dijemput oleh satu unit pesawat yang berangkat dari Pangkalan Udara AS di Diego Garcia, Samudera Hindia.

Pantauan detikcom, pesawat penjemput jenis Boeing 707 WC tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh sekitar pukul 12.40 WIB, Minggu (26/3/2017). Pesawat berwarna abu-abu tersebut kemudian parkir tak jauh dari pesawat yang mendarat darurat. Tidak ada kru yang turun dari pesawat penjemput.

Sementara 14 kru pesawat satu persatu naik ke dalam pesawat yang menjemput mereka. Pesawat penjemput jenis tanker ini berangkat dari pangkalan militer Amerika di Diego Garcia di Samudera Hindia. Setelah berada di bandara SIM sekitar 50 menit, pesawat kemudian lepas landas dan kembali ke Diego Garcia.

"Tadi ada 14 personel yang jemput untuk bawa pulang. Tinggal 6 orang lagi di sini," kata Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda (Danlanud SIM), Kolonel Pnb Suliono, kepada wartawan, di Bandara SIM.

Sebelum pesawat tiba, kata Suliono, pihaknya sudah mendapat informasi dari kedutaan besar Amerika di Indonesia terkait soal pengiriman pesawat untuk menjemput kru di Aceh. Untuk kru yang tersisa di Aceh dan semuanya militer, TNI AU tetap akan mengawasi mereka.

"Untuk pesawat, pengamanannya juga 24 jam dari TNI AU dan pihak bandara. Di depan pesawat parkir ada pos Avsec bandara," jelas Suliono.

Selama proses transfer penumpang tersebut, mesin pesawat yang baru tiba dibiarkan hidup hingga take off kembali.

"Kebetulan di sini kondisi kita tidak ada sarana mereka. Seandainya mereka mati mesin harus ada hal-hal yang kita lengkapi. Tadi kru pesawat penjemput tidak ada yang turun," ungkap Suliono. (rvk/rjo)

  ✈️ detik  

Minggu, 26 Maret 2017

[Foto] KRI Bimasuci

✈️ Tiga Layar Utama Sudah TerpasangKRI Bima Suci memiliki panjang 110 meter dengan lebar 12,6 meter. Kapal ini akan berfungsi sebagai platform kapal latih angkatan laut dengan daya tampung 200 orang.

Berikut penampakan KRI Bimasuci diposkan Pr1v4t33r dari sumber Javier JAC :


  ✈️ Garuda Militer  

[Video] Kemhan Targetkan 43 Unit Kapal Cepat Rudal di 2024

✈️ Liputan Antara TvDitargetkan akan ada 43 unit kapal perang jenis patroli kapal cepat rudal untuk memenuhi kebutuhan pertahanan negara. Pembuatannya dipercayakan kementerian pertahanan kepada PT PAL Indonesia. yang ditargetkan tuntas pada tahun 2024.


  ✈️ Youtube  

MRSS Indonesia Jadi Pilihan TLDM

✈️ Multi Role Support Ship✈️ Tjahjono Yudo menunjukkan replika kapal laut MRSS keluaran Indonesia. [Utusan]

Bukan lagi rahsia betapa Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) sangat berkehendakkan kapal sokongan pelbagai peranan (MRSS) sebagai salah satu daripada elemen transformasi 15 to 5 yang dianggap sebagai langkah efisien dalam me­ngukuhkan ketumbukan pasukan menjaga perairan negara.

Setelah beberapa negara termasuk Amerika Syarikat (AS) dan China dikhabarkan cuba melobi Malaysia untuk membeli kapal mereka sebelum ini, kebelakang­an ini, terdengar khabar mengatakan MRSS dihasilkan syarikat negara jiran, PT PAL Indonesia (Persero) yang menjadi pilihan.

Pengarah Urusan Perancangan Strategik Korporat Persero, Ir. Tjahjono Yudo ketika ditemui mengakui pihaknya sudah pun menjalinkan kerjasama bersama Boustead Naval Shipyard bagi meneliti spesifikasi kapal yang sesuai ditawarkan kepada TLDM.

Kapal MRSS pengajuan dari China [Navy Recognition]

Setakat ini saya belum boleh memberi maklumat penuh me­ngenai spesifikasi kapal yang ditawarkan. Namun secara umumnya MRSS yang kami tawarkan adalah kapal versi terkini yang diba­ngunkan daripada kapal pendarat (LPD), sama seperti kapal perang Republik Indonesia (KRI) Banjamasin dan KRI Banda Aceh”.

Tentera Laut Filipina membuat dua tempahan kapal ini daripada kami dengan satu daripadanya sudah diserahkan pada Mei 2016 dan satu lagi bakal diselesaikan tahun ini. Saya percaya selaku negara berjiran yang mempunyai keadaan hampir sama, Malaysia juga sesuai memiliki kapal ini,” katanya kepada Utusan Malaysia di sini hari ini.

Sementara itu, sumber dalaman TLDM memaklumkan, pasukan itu sememangnya berhasrat mendapatkan kapal tersebut namun belum ada sebarang keputusan dibuat mengenainya.

Sejak KD Inderapura terbakar pada 2009, tugas-tugas logistik kebanyakannya diambil alih dua lagi kapal dalam kelas Multi Purpose Command Support Ship (MPCSS) iaitu KD Mahawangsa dan KD Sri Indera Sakti”.

Kapal MRSS pengajuan dari Belanda [Navy Recognition]

Kedua-dua kapal itu tidak sebesar KD Inderapura dan bebanan tugas berlebihan juga menyebabkan kos penyelenggaraan serta baik pulih meningkat. Jadi, langkah untuk mendapatkan MRSS adalah pilihan terbaik,” katanya.

Selain itu, katanya, kapal tersebut sekiranya dimiliki mampu memberi imej lebih mesra kepada negara ini dalam menjalankan misi-misi kemanusiaan.

Adakalanya dalam menjalankan misi kemanusiaan, kita terpaksa menggunakan kapal-kapal perang. Jadi kalau kita menggunakan kapal pengangkut seperti ini, keadaannya akan menjadi lebih ‘molek’ dan mesra,” katanya.

  ✈️ Utusan  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...